Video Conference: Asyik Bekerja Tanpa Tatap Muka

Teknologi

akibat virus SARS-CoV-2 yang terjadi di seluruh dunia  semakin memprihatinkan. Sejak 11 Maret 2020, WHO, sudah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi karena angka kematiannya sudah mencapai 4000 jiwa. Berbagai perusahaan  mulai mencari cara efektif untuk mengakali fenomena ini, seperti video conference atau menggantikan meeting menjadi conference call.

Aksi ini juga diterapkan oleh berbagai instansi di Indonesia, terutama Ibukota Jakarta. Demi menjaga kestabilan produktivitas, sudah banyak perusahaan yang mempekerjakan karyawannya dari rumah alias work from home (WFH). Namun, demi menjaga situasi yang tetap kondusif, video call menjadi jawabannya.

Kegiatan menelepon menggunakan video alias video call sudah mulai terbiasa digunakan oleh berbagai kalangan dari lapisan masyarakat. Mengingat efektivitas yang disediakan sesuai dengan “harga” yang harus dibayar, video call menjadi cara yang cukup ampuh untuk mengatasi masalah ruang dan waktu ketika ingin bertatap muka.
Website atau Aplikasi untuk Melaksanakan Video Conference

Seiring perkembangannya, kini kita sudah sering mendengar istilah “video conference”, yaitu kegiatan konferensi, rapat, atau pertemuan yang bisa dilakukan melalui sambungan internet ke perangkat digital seperti komputer, laptop, bahkan smartphone. Berikut ini ada beberapa website atau aplikasi video conference yang bisa kamu gunakan untuk melakukan video call bersama teman atau kerabat saat melakukan isolasi di rumah:

Seesaw

video-conference-seesaw

Sebenarnya Seesaw ditujukan untuk melaksanakan kelas secara online. misal kan lu butuh video conference yang memungkinkan lho untuk melakukan presentasi, Seesaw adalah alat yang tepat. Pasalnya, ada beberapa panel untuk ketik, menggambar hingga mengolase foto lho. Jika kamu juga pengen menambahkan fitur di Seesaw, kamu perlu mengeluarkan biaya tambahan sekitar US$120 per tahunnya.

Hangouts Meet

video-conference-hangouts-meet

Berbeda dengan Google Hangouts yang lebih informal, Hangouts Meet ditujukan untuk keperluan bisnis karena terkoneksi dengan akun GSuite. Selain itu, jika Google Hangouts hanya bisa menampung hingga 10 partisipan, Hangouts Meet dapat menampung hingga 30 partisipan sekaligus. Sayangnya, aplikasi ini tidak dapat digunakan di iOS sehingga kamu hanya dapat menggunakannya melalui web browser. Tertarik mencoba?

Zoom

video-conference-zoomSelain berfungsi sebagai aplikasi yang bisa menjalankan webinar, Zoom juga bisa kamu gunakan untuk memantau pekerjaan karyawan di kantor melalui video conference. Namun, kamu perlu merogoh kocek sekitar US$15 per bulan untuk menggunakan layanan ini.

Whereby

video-conference-wherebyMelalui aplikasi asal Norwegia ini, kamu bisa melakukan panggilan video call secara gratis hingga 4 orang sekaligus. Jika ingin menambah partisipan, kamu perlu mengeluarkan biaya tambahan sekitar US$10 per bulan. Tampilan Whereby sama persisseperti Zoom, hanya saja kamu bisa mengkostumisasi URL ketika mengundang orang lain sehingga mudah ditemukan.

Webex

video-conference-webex Perusahaan konglomerat dari Amerika Serikat, Cisco, merilis aplikasi video call bernama “Webex” yang juga bisa digunakan melalui web browser. Melalui Webex, lho ngelakukain video conference dengan durasi tak terbatas hingga 100 orang. Satu kelebihan unik Webex adalah ketika lho mengalami saltik (salah ketik) ketika mengirimkan pesan 1-on-1 ke pengguna lain, kamu bisa mengeditnya kembali, anti-typo deh pokoknya! [Namun sayangnya, mengingat saat ini COVID-19 sedang mewabah di hampir seluruh dunia, sepertinya kamu perlu menunggu lebih dari 1×24 jam hingga akunmu aktif]

Bagaimana, sudah mulai menentukan website atau aplikasi apa yang hendak kamu gunakan untuk melakukan video conference? Pastikan sesuai dengan budget dan kebutuhanmu, ya! Setelah menentukan platform mana yang cocok untukmu, sekarang waktunya mengetahui tips yang cocok bagi kamu yang harus work from home (WFH) melalui pembahasan berikut.

Video Call Saat Work From Home, Kenapa Tidak?

Jika kamu mendapat kesempatan untuk mengerjakan pekerjaan kantormu dari rumah, bersyukurlah. Sebab, masih ada banyak orang yang tidak mendapat kesempatan untuk melaksanakan pekerjaan mereka dari rumah. Namun, meski kamu melakukan pekerjaan dari rumah, jangan sampai kamu terlalu santai, ya. Tetap ikuti aturan yang dibuat oleh kantormu.

Dan sdikit kantor memberlakukan video conference untuk cek keaktifan karyawan mereka ketika melakukan work from home (WFH). Tak hanya itu sob , beberapa karyawan juga ada yang berinisiatif melakukan video call untuk melakukan koordinasi pekerjaan. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa lho lakukan saat mendapat jadwal WFH:

Persiapkan workplace yang nyaman serta perangkat teknologi yang dibutuhkan

Demi menghindari perasaan bosan atau tertekan ketika bekerja dari rumah, kamu perlu menyiapkan tempat senyaman mungkin sehingga kamu bisa tetap produktif. Jangan lupa untuk menyiapkan perangkat teknologi yang kamu butuhkan, seperti komputer, laptop, atau HP untuk menghubungkan perangkatmu dengan internet atau video call. Tapi ingat, jangan sampai terlalu nyaman hingga membuatmu mager, ya!

Pastikan kamu mempunyai koneksi internet

Tentu saja, untuk menyambungkanmu dengan rekan kerja lewat video conference atau video call, kamu membutuhkan koneksi inet. Jangan lupa untuk memastikan bahwa kamu tetap terhubung dengan internet. Jika tidak menggunakan Wi-Fi, cek terlebih dulu jumlah kuota yang kamu miliki dan segera isi kuota internetmu jika hampir habis.
Sebisa mungkin, lho samakan jam bekerja di kantor dengan di rumah

Salah satu keuntungan WFH adalah lho tak perlu menghabiskan waktu di perjalanan ke kantor. Namun, bukan berarti lo bisa bermalas-malasan dan bangun lebih siang, ya! seakan-akan  hendak pergi ke kantor, lalu kamu bisa menggunakan waktu yang biasanya dihabiskan dalam perjalanan untuk bersantai sejenak, dan mulailah bekerja dari rumah seperti jam biasanya.
Usahakan agar tetap terhubung dengan rekan kantor.

Meski bekerja dari rumah, bukan berarti kamu hanya bekerja sendirian. Pastikan komunikasimu dengan rekan kantor tetap terhubung agar kamu terhindar dari rasa kesendirian ketika melakukan isolasi. Selain melalui video call atau conference, kamu juga bisa menggunakan aplikasi perpesanan untuk melakukan diskusi singkat, karena dengan adanya remote working bukan berarti kamu tak memerlukan sosialisasi, ‘kan?
Lakukan apa yang bisa kamu kerjakan dari rumah, jika tidak, buatlah diskusi atau meeting kecil.

Selain untuk membangun hubungan dengan rekan kantor, dengan video conference kamu juga bisa mengadakan meeting singkat ketika kamu perlu mendiskusikan suatu hal yang tak dapat diputuskan sendiri. Jangan ragu untuk bertanya pada rekanmu melalui video conference atau mengadakan voting untuk menentukan keputusan tertentu, karena kamu bekerja dengan timmu, bukan orang lain yang tidak kamu kenal.

Tak perlu terlalu kaku saat melakukan video conference. Terlebih, jika loo sbgai koordinator video conference, lho bisa memberlakukan aturanmu dengan lebih fleksibel, seperti istirahat makan siang atau istirahat di sore hari yang bisa kamu gunakan untuk mengadakan permainan atau diskusi ringan.

Please follow and like us:

1 thought on “Video Conference: Asyik Bekerja Tanpa Tatap Muka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *