Posted on Leave a comment

Rumi

Nama Rumi di dunia Barat sungguh harum. Bahkan, penulis pernah baca, vocalis Coldplay, Christ Martin pernah mengalami depresi. Ia sembuh lantara membaca syair-syairnya Rumi. Siapakah Rumi ? Sebelum sampai kepada Chris Martin dan Coldplay, nama Rumi sudah akrab bagi pembaca di Barat, khususnya di Amerika Serikat (AS). Syair karya Rumi adalah salah satu buku puisi yang paling laris di AS.

Sosok Rumi diidentikkan sebagai orang yang tercerahkan, seorang mistikus, atau Sufi yang kutipannya mampu menuntun jalan spiritual jutaan orang. Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri atau sering pula disebut dengan nama Rumi adalah seorang penyair sufi yang lahir di Balkh pada tahuh 1207 Masehi. Ayahnya masih keturunan Sayyidina Abu Bakar, bernama Bahauddin Walad. Sedang ibunya berasal dari keluarga kerajaan Khwarazm.

Rumi adalah penyair dan cendekiawan Persia dari abad ke 13. Kata-kata dan kebijaksanaannya telah melewati semua batas dan terus bertahan dalam ujian waktu. Kata-kata yang dia ucapkan sangat indah, dan tidak heran dia telah mempengaruhi dan menginspirasi banyak seniman selama bertahun-tahun.

Ketika Maulana Jalaluddin Rumi meninggal dunia pada tahun 1273, ia meninggalkan putranya, Bahauddin, untuk melanjutkan kepemimpinan Tarekat Mevlevi. Pada masa hidupnya ia dikelilingi oleh orang-orang dari setiap agama, dan pada waktu pemakamannya dihadiri oleh orang-orang dari segala jenis (kepercayaan).

Seorang Kristen ditanya, mengapa ia menangis begitu pilu atas kematian seorang guru Muslim. Jawabannya memperlihatkan pandangan Sufi tentang pengulangan ajaran dan penyampaian aktivitas spiritual:

“Kami menghargainya seperti Musa, Dawud, Yesus zaman ini. Kami semua adalah para pengikut dan muridnya.”

Sumber dari beragam tulisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *